bank century Tag's Archives
DPR Kita yang Mandul
Written by on January 13, 2010 in Sehari-hari
Tags: anggota dpr, bank century, pr
Sebenarnya saya tidak terlalu berminat untuk membahas mengenai kasus yang kini tengah jadi pergunjingan di tanah air, Kasus Bank Century. Tapi setelah melihat kasus ini tidak kelar-kelar, saya mulai bosan juga melihat kinerja anggota dewan yang tidak kunjung selesai bergelut dengan masalah ini. Apa tidak ada pekerjaan lain yang lebih produktif dilakukan lagi?
Tugas utama anggota dewan adalah membuat Undang-undang bersama dengan pemerintah. Kalau belum ada pengajuan RUU dari pemerintah, DPR seharusnya juga proaktif membahas mana kira-kira yang memerlukan pengaturan atau mana kira-kira undang-undang yang membutuhkan revisi mendesak. Lihat misalnya yang dipermasalahkan publik mengenai pertanyaan apakah sama hukuman antara pencuri pisang dengan pencuri uang negara yang jumlahnya milyaran? Apakah “pencemaran nama baik” hukumannya lebih berat dari pada penyiksaan? Atau apa peraturan-peraturan yang bisa dibuat untuk melindungi usaha-usaha kecil di tengah himpitan produk-produk China yang mengeroyok usaha-usaha kecil kita?
Saya bingung, begitu banyak PR yang lebih mendesak bisa dilakukan DPR.
Terus, kalau kalau masalah Bank Century. Kalau misalnya ada unsur korupsinya, silakan diberikan kesempatan kepada KPK atau Kejagung, yang lebih tau deilknya dibandingkan anggota DPR kita untuk mengurusnya. Masing-masing sudah punya tugas yang jelas kan. Dan yang lebih penting, mana yang harus didahulukan dan bisa dibahas kemudian. Itu penting dalam tubuh DPR untuk diketahui.
Saya lebih melihat ini semua hanya permainan politik, yang melibatkan orang-orang yang haus kekuasaan. Kalau belum berkuasa, bagaimana caranya mencari simpati publik dan seperti sok bersih dan bisa..sungguh cara-cara diluar nilai-nilai kemanusiaan!
Saya hanya berharap, DPR kita menjadi lembaga yang produktif dan bisa memberikan sesuatu yang terbaik buat rakyat, di tengah keterpurukan citra dan lemahnya kepercayaan publik akan kinerja mereka. Publik masih jauh menpercayai lembaga eksekutif dibandingkan legislatif.
Anda harus segera berbenah,Bung!










Komentar