Berkenalan dengan NLP

Posted by: ms on Sunday, March 16th, 2008

Beberapa hari ini saya lagi doyan baca artikel yang berhubungan dengan NLP dan juga Self Hypnosis. Tertarik untuk mengetahui lebih jauh dari pakar-pakarnya di Indonesia.

Berikut rangkuman definisi dari sejumlah sumber :

“  Dalam buku ‘NLP Workbook’, Joseph O Connor menggambarkan pemahaman NLP paling sederhana dengan sebuah cerita mengenai seorang anak yang bertanya kepada ibunya mengenai NLP.  Cerita ini saya ‘modifikasi’ dengan versi Indonesia agar Anda lebih mudah memahaminya. Anak ini bertanya kepada Ibunya “Mama, NLP itu apa sih?” Mamanya berpikir sejenak lalu berkata, “Kamu lihat kakek kamu lagi duduk di kursi goyangnya? Dia lagi sakit sekujur tubuhnya. Coba tanyakan bagaimana sakitnya” Anak ini pun segera berlari ke kakek dan menanyakan yang seperti yang diarahkan ibunya.  Dengan wajah penuh kesakitan, kakeknya menjelaskan, “Waduh, semua otot kakek sakit. Dari kaki sampai atas.  Semuanya sakit!” Anak ini segera berlari kembali ke mamanya dan melaporkan kondisi menyedihkan kakeknya, lalu menagih janji penjelasan mengenai NLP.  Mamanya tersenyum kemudian berkata, “Kakek kamu itu seorang pejuang perang yang tangguh. Pasukannya dulu pernah mengalahkan sebuah pasukan Belanda dalam sebuah pertempuran. Sekarang, coba kamu ke sana dan tanyakan ceritanya!”  Anak itu berlari ke kakeknya dan menanyakan mengenai pengalaman kakeknya tersebut. Sekonyong-konyong air muka kakeknya berubah, dan dengan bersemangat dia menjelaskan “Oh, itu luar biasa, cucuku. Mari kakek ceritakan, waktu itu …….dst…” Kakeknya menceritakan dengan sangat antusias. Anak ini kembali ke mamanya untuk menceritakan kondisi fisiologi kakeknya yang berubah total!  Mamanya lalu berkata, “Nah, anakku, itulah NLP.  Dengan kata-kata atau pertanyaan yang tepat, kamu telah menolong kakek kamu melihat dan merasa lebih baik”

Itu sebuah penuturan dan gambaran NLP yang paling sederhana, tapi juga sangat efektif. Faktor ‘Linguistic’ dalam NLP memainkan peranan yang luar biasa penting. Dengan pikiran kita dipenuhi kata-kata dan gambar, yang kita serap, olah, lalu lepaskan, NLP menawarkan berbagai aplikasi untuk membantu efektifitas dari setiap proses tersebut.  Kita lebih efektif dalam menerima input dari luar, lebih luas dalam mengartikannya, lalu lebih efektif dalam menterjemahkannya ke dalam komunikasi dan interaksi dengan diri sendiri dan orang lain. Jadi bisa dipakai dalam berbagai konteks, entah komunikasi sehari-hari, training, terapi, kepercayaan diri, dan lain-lain. Meletakkannya dalam perspektif lain, kita bisa lebih efektif dengan berpikiran lebih luas, memilih kata-kata dan gambar-gambar di pikiran kita yang lebih membantu kita untuk mencapai tujuan.” Inspirasiindonesia.com

Topics: NLP

 

Berikan Komentar anda