Sepakbola Archives
Rooney Sumbang 2 gol, MU Menang
Written by on February 16, 2010 in Sepakbola
Walaupun sempat ketiduran, akhirnya saya bisa juga nonton tayangan AC Milan vs MU di babak kedua. Kedudukan saat itu 1-1. Gol lahir dari Ronaldinho dan Paul Scholes.
Setelah melalui perjuangan ketat, akhirnya MU memang dengan 3-2. Meleset sedikit dari tebakan saya 3-1 untuk MU.
Hasil ini akan membuat pertemuan di Old Trafford sangat seru dan dinantikan oleh penggemar bola dari seluruh dunia.
AC Milan butuh kemenangan dengan selisih 2 gol kali ini, 2-0, 3-1,4-2 dan lainnya untuk bisa melangkah ke babak berikutnya.
Di pertandingan ini Rooney bikin 2 gol lewat header. Rooney memang sedang on fire dan siap membobol gawang kiper manapun.
Selamat buat MU…
Ac Milan vs MU : Siapa yang Menang?
Written by on February 16, 2010 in Sepakbola
Tags: ac milan, becks, manchester united, mu, rcti, rooney, ryan giggs
Ntar dinihari waktunya untuk begadang lagi. Apalagi selain menyaksikan team kesayangan, Manchester Uniter bermain melawan raksasa Italia, AC Milan. Siaran bisa dinikmati di RCTI atau Star Sports (ESPN kali ya?) buat kamu pelanggan TV berbayar.
Pertemuan kedua team ini akan sangat menarik. Situasinya kini telah banyak berubah.
Beberapa tahun lalu, MU sempat disingkirkan oleh Milan di babak Perempat Final Liga Champion. Babak yang sama di pertemuan kali ini.
Milan waktu ini adalah klub yang sangat tangguh dan langganan juara liga atau Champion. MU waktu itu adalah team yang belum terlalu matang seperti sekarang ini.
Mampukan MU melakukan revenge kali ini?
Sebagai pendukung setan merah, saya yakin bisa. Apalagi faktor penentu, leg kedua akan dilangsungkan di Old Trafford, theatre of dreams. Fakta mengatakan, mayoritas yang lolos di babak knockout adalah yang memainkan leg kedua di kandang sendiri. Ini adalah keuntungan besar buat MU.
Berapa skor di leg pertama?
Saya prediksi skor akan 1-3 untuk kemenangan MU. Ya namanya prediksi kan sah-sah saja menjagokan salah satu team. Yang lain jangan protes ya
Siapa pencetak Gol untuk MU?
Giggs dan Rooney adalah jagoan kali ini.
Yang menarik untuk dilihat malam ini adalah aksi Becks, kalau benar-benar dimainkan. Apa yang bisa dibuat oleh mantan pahlawan MU ini? So, ikutan begadang dan saksikan serunya…
Hasil Undian Piala Dunia 2010
Written by on February 13, 2010 in Sepakbola
Tags: hasil undian piala dunia, piala dunia 2010, piala dunia afrika selatan, world cup 2010
Salah satu favorit Piala Dunia 2010, Inggris akan bergabung dengan grup yang cukup keras seperti Amerika Serikat, Aljazair dan Slovenia. . Bagaimana hasil undian lengkapnya?
Grup A
1. Afrika Selatan
2. Meksiko
3. Uruguay
4. Prancis
Grup B
1. Argentina
2. Nigeria
3. Korea Selatan
4. Yunani
Grup C
1. Inggris
2. Amerika Serikat
3. Aljazair
4. Slovenia
Grup D
1. Jerman
2. Australia
3. Serbia
4. Ghana
Grup E
1. Belanda
2. Denmark
3. Jepang
4. Kamerun
Grup F
1. Italia
2. Paraguay
3. Selandia Baru
4. Slovakia
Grup G
1. Brasil
2. Korea Utara
3. Pantai Gading
4. Portugal
Grup H
1. Spanyol
2. Swiss
3. Honduras
4. Cile
Amy Fearn, Wanita Pertama Wasiti Liga Inggris
Written by on February 10, 2010 in Sepakbola
Tags: amy fearn, wasit wanita inggris
Akhirnya, sejarah tercipta. Untuk pertama kalinya seorang wanita menjadi wasit di pertandingan kompetisi sepak bola profesional Liga Inggris. Selasa atau Rabu (10/2) dini hari, Amy Fearn memimpin pertandingan Liga Championship antara Coventry lawan Notthingham Forest.
Pertandingan di Liga Championship (Divisi kedua setelah Premier League) itu sendiri berakhir 1-0 untuk Coventry. Semual, Fearn hanya menjadi hakim garis. Namun, wasit Tony Bates cedera otot pada menit ke-70. Amy Fearn pun ditunjuk sebagai penggantinya. Ini pertama kali wasit wanita memimpin Liga Inggris.
“Malam itu tentu akan menaikkan profil wanita dalam sepak bola. Ini akan menyemangati lebih banyak wanita lain untuk menjadi wasit sepak bola,” kata Fearn bangga.
Fearn sudah tahu sejak awal bakal menggantikan Bates. Sebab, kondisi sang wasit tak fit. Benar juga, dia akhirnya menyerah pada menit ke-70. Sebenarnya, wasit sepak bola wanita sudah banyak, tapi kebanyakan juga memimpin sepak bola wanita. Di Inggris sendiri, pertandingan sepak bola profesional pria selalu dipimpin wasit pria.
“Seperti sebuah surealisme dan kemudian terasa tenggelam. Pertandingan langsung meningkat ketika saya masuk ke lapangan sebagai wasiat. Semula berada di garis sebagai asisten kemudian di tengah lapangan sebagai wasit rasanya sangat berbeda,” jelas Fearn.
“Ada hubungan luar biasa antara wasit lelaki dan perempuan. Ketika Bates keluar dari lapangan, dia mengatakan kepadaku untuk tetap santai dan melakukan tugas sebaik mungkin,” tambahnya.
Sebelumnya, Fearn sudah pernah menjadi wasit, tapi di pertandingan nonliga atau di Inggris disebut Conference. Dia menjadi wasit di sepak bola itu selama hampir tujuh tahun. Kini, Fearn bermimpi suatu saat nanti menjadi wasit di pertandingan Premier League, kasta tertinggi di sepak bola Inggris.
“Akan sangat menyenangkan jika menjadi wasit di Premier League suatu hari nanti. Tapi, kompetisinya tentu akan jauh lebih ketat. Target saya sekarang adalah menjadi hakim garis di Premier League. Saya ingin terus menjadi wasit,” aku Fearn. (AP)
Sumber : http://bola.kompas.com/read/xml/2010/02/11/02490539/Fearn..Wanita.Pertama.Wasiti.Liga.Inggris
Everton Tumbangkan Chelsea 2-1
Written by on February 10, 2010 in Sepakbola
Tags: chelsea, everton, florent malouda, louis saha, premier league
Everton bermain gemilang. Meski sempat terkurung dan tertinggal, “The Toffees” akhirnya berhasil menumbangkan Chelsea 2-1 pada lanjutan Premier League, Rabu atau Kamis (11/2).
Hasil ini membuat persaingan Premier League semakin panas. Chelsea kini hanya unggul 1 poin dari MU yang bermain imbang lawan Aston Villa. Sementara Arsenal semakin mengancam setelah menang 1-0 atas Liverpool.
Tampil di kandang sendiri, Everton kesulitan mengembangkan permainan. Chelsea bahkan mengurung pertahanan Everton sejak awal.
Beberapa peluang pun sempat dibuat Chelsea. Terutama aksi Didier Drogba beberapa kali membuat barisan pertahanan “The Toffees” kesulitan.
Pada menit ke-17, gawang Everton yang dijaga Tim Howard akhirnya jebol juga. Florent Malouda yang masuk dari sisi kanan pertahanan Everton, gagal ditahan. Dia pun melepaskan tendangan keras dan membawa “The Blues” unggul 1-0.
Setelah tertingga, Everton baru bisa mengimbangi permainan Chelsea. Namun, secara keseluruhan Frank Lampard dkk lebih dominan.
Hanya saja, Chelsea lengah juga oleh serangan tuan rumah. Everton mampu memaksimalkan tendangan penjuru dengan baik pada menit ke-33. Striker Everton, Louis Saha, kurang terkawal. Dia pun sukses menanduk bola dan menaklukkan kiper Petr Cech, 1-1.
Chelsea berusaha membalikkan keadaan, namun masih kesulitan. Mereka hanya bisa membuat peluang-peluang yang sekadar membuat penonton berdesah lewat tendangan Frank Lampard dan Malouda di menit-menit akhir babak pertama.
Pada menit ke-45, Everton sebenarnya berpeluang unggul, setelah Landon Donovan diganjal di kotak terlarang. Hadiah penalti diberikan kepada tuan rumah. Sayang, Louis Saha yang menjadi eksekutor, gagal menaklukkan Petr Cech. Bola tendangannya mampu dibaca dan diblok Cech.
Memasuki babak kedua, Everton gantian menekan. Mereka beberapa kali menyulitkan Chelsea. Everton juga melakukan tekanan ketat setiap Chelsea menguasai bola. Sehingga, Chelsea kesulitan membuat peluang. Didier Drogba sempat mencoba beberapa tendangan jarak jauh, tapi tak membuahkan hasil juga.
Sebaliknya, setiap serangan Everton sering merepotkan pertahanan Chelsea. Pada menit ke-76, Louis Saha membayar kesalahan saat melakukan tendangan penalti. Dia sukses membobol gawang Petr Cech, sekaligus membawa Everton unggul 2-1 pada menit ke-75.
Gol ini cukup indah. Saha mengontrol bola umpan jarak jauh dengan dada dan langsung menendang bola dengan kaki kiri. Keras dan menghujam, hingga Cech tak bisa berbuat apa-apa. Everton pun meraih poin tiga.
Susunan Pemain
Evrton: 24-Tim Howard, 15-Sylvain Distin, 5-Johnny Heitinga, 3-Leighton Baines, 18-Phil Neville, 21-Leon Osman, 10-Mikel Arteta, 7-Diniyar Bilyaletdinov, 9-Landon Donovan, 8-Louis Saha, 17-Tim Cahill
Chelsea: 1-Petr Cech, 26-John Terry, 6-Ricardo Carvalho, 3-Ashley Cole (13-Michael Ballack 57), 2-Branislav Ivanovic, 12-John Mikel Obi, 18-Yuri Zhirkov, 8-Frank Lampard, 15-Florent Malouda, 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka
Sumber : http://bola.kompas.com/read/xml/2010/02/11/04452397/Everton.Tumbangkan.Chelsea
Ditunggu Konsistensimu, Nani
Written by on February 10, 2010 in Sepakbola
Tags: christiano ronaldo, manchester united, nani, sir alex ferguson, the red devils, wayne rooney
Sempat terpinggirkan dan mengancam akan pergi, Nani akhirnya bangkit lagi. Bisakah dia melanjutkan performa bagusnya di tengah ketatnya perburuan trofi Premier League?
Sepeninggal Cristiano Ronaldo di awal musim ini, banyak yang berekspektasi Nani akan menjadi penggantinya. Berposisi asli sama, yakni sebagai winger, plus keahlian dalam menggiring bola menjadikan pemain berusia 23 tahun ini mendapatkan sorotan tersebut.
Namun demikian, penampilannya di awal musim tak menjawab harapan tersebut. Alhasil ia pun lebih banyak ditaruh di bangku cadangan oleh Sir Alex Ferguson, sebuah kondisi yang membuatnya dikabarkan tak puas.
Kabar bahwa dirinya akan keluar dari The Red Devils pun sempat menyembul pada bulan November 2009. Malang baginya, kabar ini tak berdampak baik pada karirnya di MU. Selepas bulan November, ia hanya menjadi starter sebanyak satu kali dalam 14 pertandingan.
Tetapi ia tak lantas terpuruk atas situasi itu. Semprotan Sir Alex atas performa buruknya justru dijadikan lecutan. “Dia memarahi siapa pun di depan pemain lainnya. Tak ada yang bisa lari,” akunya seperti dilansir The Sun.
Maka, di sinilah dirinya berada sekarang. Nani menjalani lima dari enam laga terakhir sebagai starter. Salah satu penampilannya yang bisa digarisbawahi adalah ketika ‘Setan Merah’ membungkam Arsenal 3-1 beberapa pekan lalu. Kala itu, selain mencetak gol, ia juga memberikan satu assist untuk gol Wayne Rooney.
“Para fans tahu ia sangat bagus, tetapi ia butuh waktu untuk menunjukkan kekuatan dan kecepatannya. Sekarang dia telah bermain di tiga atau empat laga secara berurutan dan dia telah menunjukkannya. Saya pribadi tak terkejut karena saya tahu kualitas yang dimilikinya,” tukas Patrice Evra.
Cukupkah bagi Sir Alex melihat penampilannya belakangan ini? Bisa jadi, ya. Namun, seraya memberikan kredit manajer asal skotlandia ini juga mengingatkan bahwa ia tetap menuntut konsistensi permainan dari gelandang asal Portugal ini.
Sir Alex boleh jadi benar mengingat MU kini tengah dalam perlombaan ketat menuju titel juara bersama Chelsea dan Arsenal. Di sini konsistensi permainan memang selalu menjadi kunci.
“Dia telah menunjukkan kedewasaan dalam tiga laga terakhir dan kami tahu bahwa itulah kunci kekuatan dirinya. Dia adalah anak muda yang berasal dari negara lain dan sedikit agak pemalu. Namun ia memiliki potensi. Kami hanya ingin melihat konsistensi darinya,” ucap dia.
Sumber : http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2010/02/10/104739/1296503/72/ditunggu-konsistensimu-nani
Melawan Liverpool, Laga Kunci The Gunners
Written by on February 10, 2010 in Sepakbola
Tags: arsenal, arsenal vs liverpool, chelsea, everton, liverpool, manchester united, the gunners
Sempat menduduki pucuk klasemen pada Januari silam, Arsenal kini mulai dipandang sebelah mata dalam perburuan titel Liga Primer. Laga melawan Liverpool adalah ajang bagi The Gunners untuk kembali ‘dianggap’.
Gara-gara kalah dari Chelsea di akhir pekan lalu, Arsenal kini tertinggal sembilan angka dari ‘Si Biru’ yang menduduki puncak klasemen. Praktis, orang lebih banyak membicarakan persaingan berdua saja antara Manchester United dan Chelsea yang ada di dua besar.
Melebarnya poin dari dua tim teratas tersebut tidak lepas dari kekalahan pada dua laga terakhir dari anggota The Big Four. Sepekan sebelum kalah 0-2 dari Chelsea, ‘Gudang Peluru’ dipermalukan MU 1-3 di kandang sendiri.
Apalagi sebelum itu Arsenal juga cuma mampu bermain imbang 0-0 dengan Aston Villa pada 27 Januari. Ini menjadi periode sulit bagi tim asal London ini yang sebelumnya berhasil membukukan tujuh kemenangan dari sembilan laga di ajang liga.
Kondisi seperti itu membuat Arsenal memiliki agenda berlapis dalam laga melawan Liverpool pada Rabu (10/2/2010) malam waktu setempat. Selain tak mau lagi membuang poin, kemenangan dari sesama anggota The Big Four akan dapat mendongkrak mental dari Cesc Fabregas cs.
“Bagi kami yang paling penting adalah memenangi laga. Laga selanjutnya melawan Liverpool akan menjadi kunci. Jika kami menang kami memiliki peluang untuk mengintai pemimpin klasemen dan bisa berpikir tentang perburuan gelar,” ujar Andrei Arshavin di Mail Online.
“Di sepakbola segalanya bisa terjadi. Seperti saat Chelsea kalah dari Everton, segalanya bisa terjadi. Kemudian Chelsea akan berlaga melawan Manchester United (April) yang membuat setidaknya satu rival akan kehilangan poin.”
Sumber : http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2010/02/10/064013/1296343/72/laga-kunci-the-gunners
All About Vanessa Perroncel
Written by on February 08, 2010 in Sepakbola, Serba Serbi
Tags: chelsea, john terry, vanessa perroncel
Mau tau Model Pakaian dalam Perancis yang katanya terlibat affair dengan Bek Chelsea, John Terry. Berikut koleksi foto-foto Vanessa Perroncel ya.
Inilah Cara Terry Mendekati Vanessa Perroncel
Written by on February 08, 2010 in Sepakbola
Tags: chelsea, john terry, john terry selingkuh, vanessa perroncel, wayne bridge
Vanessa Perroncel tak menyangka jika skandal seksnya dengan mantan kapten Inggris, John Terry, begitu heboh. Berawal dari curhat, keduanya kemudian berbuat maksiat.
Perroncel, mantan model pakaian dalam wanita, pernah menjadi pacar Wayne Bridge, rekan satu tim Terry di Chelsea dan timnas Inggris. Hubungan Perroncel dan Bridge telah membuahkan seorang putra bernama Jaydon, kini 3 tahun.
Ketika masih di Chelsea, Bridge dan Perroncel tinggal serumah di Oxshott, Surrey, pinggir selatan London. Rumah mereka tak jauh dari rumah Terry dan istrinya, Toni. Setelah pindah ke Manchester City pada Januari 2009, Bridge sekeluarga memilih menginap di Hotel Lowry, Salford, di pusat kota Manchester.
Hidup di hotel bintang lima ternyata membuat hidup Perroncel bagai burung di sangkar emas. Perroncel bukan tipe wanita yang suka hidup glamor ala wives and girlfriends (WAG) sehingga ia tidak royal berbelanja ketika suaminya pergi bekerja. Maka, hari-harinya dihiasi oleh kesendirian di dalam hotel. Hidupnya makin tak nyaman karena ia dan Bridge sudah menghadapi masalah berat selama 1,5 tahun.
Untuk mencari ketenangan dan solusi terbaik atas masalah itu, Perroncel meminta kembali ke rumah mereka di dekat London. Namun, apa daya, hubungan keduanya tak dapat diselamatkan. Keduanya berpisah pada Juli 2009.
“Pemain bola sering pergi dan dia (Vanessa) merasa sedikit terisolasi. Segera setelah itu mereka merasa ada jarak di antara mereka ketika dia pulang ke rumah dan dia pergi dan banyak alasan sehingga hubungan mereka berakhir,” kata Naedean Moses, yang mengenal Perroncel selama delapan tahun.
Karena Bridge dan Terry berteman akrab, demikian pula Perroncel dan Toni, kabar perpisahan Bridge dan Perroncel itu sampai ke telinga Terry. Bagai ikan diberi umpan, Terry pun berusaha mendekati wanita yang berusia empat tahun lebih tua itu.
Dua pekan setelah Bridge dan Perroncel berpisah, Terry mulai melancarkan aksi “pedekate” dengan mendatangi Perroncel di rumahnya. Tentu tidak langsung blak-blakan ingin meniduri mantan kekasih Bridge itu.
“John datang dengan maksud mendamaikan. Dia menelepon Vanessa,” kata Antonia Graham, teman Perroncel, kepada Sunday Mirror. “Saya ingat Vanessa bilang kepada saya soal itu. Dia bilang, ‘John jadi penengah. Dia (Terry) bilang Wayne dan aku selalu bersama.’”
“Vanessa sedang sedih dan sendirian, dia sangat mencintai Wayne dan masih mencintainya. Dia merasa Wayne adalah satu-satunya dan dia tidak pernah mengira akan berpisah,” tambah Antonia.
“John bilang dia ingin membantu dan Vanessa memegang kata-katanya karena dia teman baik Wayne. Mendengar kata-kata John benar-benar menyemangatinya karena dia merasa sendiri. Vanessa mengira John ingin mereka rujuk,” lanjutnya.
Perroncel tak curiga dengan “maksud baik” Terry itu karena ia mengenal pemain 29 tahun tersebut sebagai kawan baik. Apalagi, Terry kemudian benar-benar menjadi teman curhat yang menyenangkan. Terry juga dekat dengan Jaydon karena ia punya anak kembar yang seumuran dengan anak Perroncel. Ia sering memberikan DVD, hadiah, ataupun mainan untuk Jaydon sehingga Perroncel merasa ada orang lain yang ikut membantunya merawat anak.
“Dia (Terry) bilang beberapa kali seminggu, menawarkan dirinya sebagai tempat sandaran,” kata Naedean. “John membawakan DVD untuk putranya, Jaydon.”
Merasa mendapat angin segar, Terry semakin gencar mengunjungi kediaman Perroncel. Sebelum singgah, Terry mengirim SMS dulu kepada calon “mangsanya” supaya membukakan pagar yang dilengkapi fasilitas keamanan superketat di gerbang rumah. Terry juga sengaja memakai mobil dengan kaca gelap supaya tidak kelihatan orang lain. Tak hanya itu, ia juga pintar memarkir mobil Bentley atau Range Rover miliknya di belakang mobil Perroncel sehingga orang di luar pagar tak mengira jika ada mobil Terry di situ.
Obrolan Terry dan Perroncel awalnya memang seputar hubungan dua orang patah hati. Lambat laun hubungan itu bertambah mesra. Agar Jaydon tak curiga, keduanya tak berciuman di depan anak kecil tersebut. Lama kelamaan, kisah mereka berlanjut ke tempat tidur di rumah yang dibeli oleh Bridge.
Kedekatan selama empat bulan itu kemudian menghasilkan janin di perut Perroncel pada bulan September. Perroncel cemas. Wanita yang ditinggal cerai orangtuanya saat ia masih berusia enam tahun itu tak mengira semuanya bakal begini.
“Vanessa seorang ibu yang sangat baik dan dia hanya ingin punya anak dari seseorang yang ia anggap serius. Seseorang yang berhubungan lama dengannya. Dia tidak ingin punya anak dari orangtua yang hidup terpisah seperti yang ia rasakan,” ungkap Naedean.
Dalam kekalutan, Terry akhirnya meminta selingkuhannya melakukan aborsi. Tak hanya itu, Terry bahkan menyuruh Perroncel untuk menandatangani pernyataan tidak akan membocorkan cerita panas mereka kepada siapa pun.
Dari sini cerita itu berubah. Perroncel kaget karena suatu hari Terry menyuruh pengacara berbadan kekar mendatangi dan memintanya meneken surat pernyataan tadi. Sikap Terry itu membuat Perroncel tak enak makan, tak nyenyak tidur. Bobotnya pun susut.
“Vanessa sedang di taman bermain dengan anaknya ketika mereka (pengacara) mendatanginya. Dia memeriksa formulir dan menandatanganinya karena ia tak akan pernah menceritakan kehidupan pribadi John. Dia sangat kaget ketika cerita itu muncul (karena pengakuannya),” ujar Antonia.
Kini rasa sesal menggelayuti hati Perroncel. Ia sedih karena skandal itu akhirnya berakibat buruk bagi orang-orang dekatnya. Terry dipecat dari jabatan kapten Inggris, Bridge menolak masuk skuad “Three Lions” jika Terry masih di timnas. Hubungannya dengan Toni juga rusak meskipun istri Terry tersebut menyikapinya dengan dewasa. Ia berharap, Toni mau menerima Terry kembali.
“Vanessa bilang kepada saya, dia lebih memlih menjadi orangtua tunggal selamanya ketimbang tidak kembali bersama Wayne,” ucap Antonia. “Dia benar-benar merasakan betapa kangennya terhadap Wayne.”
“Vanessa hancur berkeping-keping karena masalah ini. Dia bukan tipikal WAG seperti sangkaan orang, dia benci istilah itu. Dia tidak ingin menyakiti siapa pun, dia tidak ingin orang kecewa,” kata Naedean.
Cerita yang ditulis Sunday Mirror itu berbeda dari fakta yang dihimpun The Sun. The Sun juga menyebutkan bahwa Terry memang berusaha menutupi aib ini dari pemberitaan media. Koran kuning di Inggris itu menyebutkan bahwa Terry menawarkan 1 juta poundsterling kepada Perroncel—yang dikabarkan pernah berhubungan dengan lima pemain Chelsea—agar teman kencannya itu tutup mulut. Kesepakatan itu dilakukan di sebuah hotel di mana Terry diwakili oleh dua penasihatnya.
Terry kemudian membawa kesepakatan itu ke pengadilan dan meminta agar masalah pribadinya tidak diusik oleh media massa. Pengadilan menolak permintaan tersebut dan Perroncel pun mulai mengambil langkah aman. Ia menyewa wartawan terkenal di Inggris, Max Clifford, untuk menuliskan kisah mereka (versi Perroncel).
The Sun mengutip pernyataan sumbernya bahwa Perroncel sebenarnya melakukan itu semua karena masalah uang. Setelah berpisah dari Bridge, Perroncel merasa nafkah materi yang diberikan kepadanya tidaklah cukup untuk menutupi kebutuhan hidup anaknya dan gaya hidupnya yang bagai selebriti.
Lantas, versi mana yang benar? Entah siapa yang memulai. Yang pasti skandal itu telah mencoreng sepak bola Inggris, yang semestinya bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda di sana dan juga di dunia.
LHW
Editor: lhw
Drogba Buat Arsenal Tak Berdaya
Written by on February 07, 2010 in Sepakbola
Tags: chelsea, didier drogba, liga inggris, mu, the gunners
Didier Drogba menjadi bintang kemenangan Chelsea atas Chelsea dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Minggu (7/2/2010). Dua golnya membuat The Gunners tak berdaya.
Dalam aksi keduanya setelah kembali dari tugas membela negaranya di Piala Afrika, Drogba tampil memukau sebagai ujung tombak serangan Chelsea. Pada pertandingan berkesudahan 2-0 itu, ia adalah pemborong gol-gol tersebut.
Berduet dengan Nicolas Anelka di lini depan, striker Pantai Gading itu membuka skor saat kickoff baru berusia tujuh menit. Chelsea memperoleh peluang dari tendangan bebas yang dilakukan Florent Malouda.
Sepakan winger Prancis itu terlebih dulu disundul John Terry, yang mengarahkan bola mendekati tiang jauh Arsenal. Drogba telah terlepas dari kawalan pemain Arsenal dan dengan mudah mendorong bola ke dalam jala Manuel Almunia.
Arsenal sebenarnya mampu membuat bola lebih sering bergulir di wilayah permainan Chelsea. Akan tetapi serangan-serangan mereka tidakmenggigit. Hanya satu peluang emas diperoleh melalui tendangan voli kaki kanan Andrey Arshavin di menit 16, namun kiper Petr Cech memblok dengan kakinya.
Di menit 24 Chelsea menghasilkan gol keduanya. Dari serangan balik cepat yang dilakukan Frank Lampard, Anelka dan Drogba memecah perhatian tiga sampai empat pemain Arsenal. Anelka bergerak ke tengah, dan tiga bek lawan tergiring mengikutinya.
Dengan posisi Drogba lebih leluasa, Lampard menyodorkan bola kepada pemain bernomor punggung 11 itu, yang bergerak di sayap kanan. Memasuki kotak penalti, Drogba menggocek Gael Clichy dan Thomas Vermaelen, sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang tak bisa dihentikan Almunia. 2-0 Chelsea memimpin.
Khusus bagi Drogba, ia telah mengumpulkan 17 gol di liga di musim ini, hanya terpaut empat dari top skorer sementara dari Manchester United, Wayne Rooney. Lima hari sebelumnya ia juga menyelamatkan timnya dari kekalahan dengan mencetak gol balasan ke gawang Hull City, dalam pertandingan berkesudahan 1-1. Kala itu Drogba baru tampil lagi setelah absen selama satu bulan untuk membela Pantai Gading di Piala Afrika.
Arsenal tidak melakukan pergantian pemain setelah turun minum. Namun permainan mereka relatif tak banyak berubah seperti di babak pertama. Chelsea sudah percaya diri dan mereka tetap menunjukkan permainan yang efektif.
Di menit 68 tim tamu mengais sebuah peluang melalui tendangan bebas Fabregas dari depan kotak penalti lawan. Saat bola menuju gawang, biarpun William Gallas ikut mengganggu dengan pergerakannya, Petr Cech berhasil mementahkan bola.
Lima menit berselang Arsene Wenger mencoba memperbarui permainan dengan memasukkan Tomas Rosicky dan Emmanuel Eboue untuk menggantikan Abou Diaby dan Bacary Sagna. Hasilnya, walaupun sempat memberi tekanan cukup intens, namun gol tak kunjung mereka peroleh.
Chelsea mendapat dua kesempatan lagi di menit-menit terakhir. Pertama di menit 82 ketika free kick Drogba membentur mistar gawang. Dua menit kemudian Anelka menyambar bola datar Lampard, tapi sepakannya melambung.
Susunan pemain:
Chelsea: Cech, Ivanovic, Cole, Terry, Carvalho, Mikel, Ballack (Zhirkov 82), Malouda, Lampard, Drogba (Kalou 90), Anelka (Joe Cole 87)
Arsenal: Almunia, Clichy, Sagna (Eboue 75), Gallas, Vermaelen, Song, Fabregas, Diaby (Rosicky 74), Nasri, Arshavin, Walcott (Bendtner 65) ( a2s / nar )










Komentar