Hari ini bule asal Swiss yang menyewa sepeda motor Mio datang lagi ke kantor. Katanya, sepeda motor yang disewa duluan hilang dan hari ini dia katanya mau ke kantor polisi untuk melaporkan kasus ini. Tujuannya adalah untuk membuat surat keterangan kehilangan untuk mengklaim travel insurance dari perusahaan asuransi di negara Swiss.

Hari ini saya teringat akan hal baru, dimana orang asing itu begitu banyaknya membayar asuransi untuk mencegah atau mengurangi kerugian apabila hal-hal yang tidak diinginkan.

Di Indonesia, kesadaran akan asuransi masih belum bagus. Belum biasa, kata kebanyakan orang, walaupun sebenarnya mereka punya uang untuk itu. Kebiasaan masih menjadi alasan utama orang tidak menjadi nasabah asuransi.

Saya pun pernah ikut asuransi Prudential, tapi karena alasan tertentu saya menghentikan pembayaran premi bulanan dari perusahaan asuransi terbesar ini.

Sambil menulis artikel ini, saya lagi nonton berita penggerebekan teroris di Pamulang, Banten oleh team Densus 88. Wah, masih ada saja teroris di negeri ini.

Salut buat Densus 88…terus jaga keamanan negeri ini dari ulah Nurdin Ngga Top teroris-teroris itu.

Setelah mencicil selama 1 tahun buat usaha Sewa Motor Bali, motor Honda Vario saya lunas juga. Tanggal 5 Maret kemarin adalah memasuki bulan terakhir bayar. Saya bayar saja sekalian 2 bulan biar langsung lunas dan segera bisa dapat BPKB.

Saya kreditnya pakai SAF, selainnya juga ada Adira.

SAF cukup oke pelayanannya, bisa jemput bola. Untuk pembayaran, mereka datang ke tempat kita, jadi ngga perlu repot bayar-bayar keluar. Apalagi Adira untuk cicilan otomotif tidak melayani sistem pembayaran via SMS banking BCA.

Ya, saya prefer yang memberikan kemudahan.

Hari ini saya akan ke Heronusa, buat ambil BPKB sepeda motor pertama yang saya beli sendiri.

Semoga saja usahanya terus berjalan lancar…

Setelah kira-kira seminggu sejak online (atau malahan kurang ya), berita menggembirakan buat situs sewa motor Bali, www.sewamotorbali.com, naik juga perlahan. Yang terpenting terindex dulu. Soalnya saya pernah punya pengalaman website-website baru agak lama sekali diindex oleh Google. Bisa berbulan-bulan!

Website ini adalah sebuat experimen.

Kalau bisa jualan ya bagus, kalau belum bisa ya harus tutup-tutup biaya hosting dan domain dari kantong dulu.

Dulu  saya punya pengalaman kurang bagus dengan Google saat beberapa web lama sekali terindex, bahkan ada yang sampai saat ini belum terindex. :(

Keberhasilan web baru diindex, akan memberikan tambahan semangat untuk membuat website-website baru juga, termasuk mengkoleksi beberapa domain.

Selamat buat Situs Sewa Motor Bali ini..Semoga rankingnya naik terus dan terus..

Bye..bye..

Hari ini setelah pergi ke rumah seorang Akuntan Pajak di Dalung, saya dan Yayank pergi ke lapangan Renon. Maklum walaupun sudah punya 2 sepeda plus helmnya, hari-hari terakhir ini jarang sekali olahraga. Bisa dihitung dengan jari tangan jumlahnya..

Sambil mengendarai mobil Xenia kesayangan, melewati jalan Imam Bonjol yang muacet, menuju ke lapangan Renon.

Lapangan Renon lokasinya di depan kantor Gubernur Bali, atau tempat ini dikenal dengan nama lapangan Bajra Sandhi (Monumen Perjuangan Rakyat Bali). Kalau dari Kuta, kira-kira 30 menit, kalau ngga macet-macet amat.

Lapangan Renon ini adalah tempat liburan favorit  warga Denpasar dan sekitarnya. Lapangan ini adalah dikelilingi kawasan hijau dan sejuk banget.

Sore hari adalah waktu paling ramai. Kebanyakan melakukan kegiatan olah raga, refreshing bareng keluarga, atau sekedar menikmati jagung bakar sambil bersantai. Kalau mau olah raga, bisa mencoba main bola, main voli, jogging atau ikut meditasi gratis. Ngomong-ngomong meditasi, dulu saya sering ikut juga, tapi sekarang agak malas :)

Setelah mengelilingi lapangan ini sekali, keringatpun bercucuran. Saya berhenti dan kini waktunya menikmati sate babi. Saya tanya ke penjual itu sate apa. Penjualnya pun menjawab itu sate babi. Dulu di Kuta, saya pernah dibodohi ditipu penjual sate babi. Dia bilang itu sate penyu :(

Wah, baru nyadar..jadi lupa tujuan olahraga ini. Tujuannya kan memperkecil perut, eh malah jadi acara makan-makan.

Dan seperti biasa saya juga menyalurkan hobby memotret dengan kamera kesayangan dan handycam baru :) mode on ..narsis..narsis…kabur..kabur…

Hari ini seperti direncanakan, saya mendatangi seorang Akuntan Pajak yang dikenalkan oleh teman Pak Putu dari CV. Cintya. Pertemuan untuk membahas mengenai pelaporan pajak usaha saya yang bergerak di bidang sewa mobil dan motor (istilahnya penyewaan kendaraan/transportasi darat).

Singkatnya, saya tidak mengerti cara pengisian SPT.

Sebenarnya sih ada seminar dari Dinas Pajak beberapa hari yang lalu, cuma karena waktu belum memungkinkan dan inginnya lebih cepat, saya lebih memilih mencari Akuntan Pajak, dibandingkan mengisi sendiri. Sempat juga menelpon Gede Suarnaya, kawan saya yang kerja di Dinas Keuangan, Jakarta.

Waduh repot banget bro..kalau mesti kirim SPT ke Jakarta dan ntar bro mesti kirim lagi ke Bali hehehe..But thanks anyway for your help.

Karena usaha saya masih dikategorikan usaha kecil, jadi pengisiannya cukup sederhana katanya. Ya sudah diatur saja mudahnya Pak, kalau bisa mudah, ngga usah dibikin ribet. Tul ngga?

Pelaporan SPT tahun ini , kalau ngga salah terakhir tanggal 31 Maret, terus kalau NPWP pribadi akhir April. Kalau terlambat, kita akan didenda.

Ya sudahlah yang mesti pekerjaan hari ini selesai dan waktunya untuk ke Lapangan Renon sudah tiba. Lumayan setelah penat, kini waktunya jalan-jalan sambil cari tambahan keringat…

Dimana gula, di situ ada semut. Dimana ada madu, di situ ada kumbang

Kata-kata mutiara itu tepat untuk menggambarkan situasi di Bali kini. Bali yang gemerlap hidup karena pariwisata dan gemerlapnya dunia malam dolar, akhirnya menarik begitu banyak orang datang ke Bali, baik untuk berbisnis ataupun liburan. Baik itu orang lokal ataupun orang asing.

Pulau Bali yang mungil kini sudah overload dengan begitu banyaknya muatan manusia. Bertambahnya jumlah orang yang datang ke Bali, tentu membuat jumlah alat transportasi bertambah banyak. Akibatnya tentu sudah bisa dibayangkan.

Beberapa ruas jalan di Bali sudah akrab dengan yang namanya kemacetan. Ruas di jalan pantai Kuta, Jalan Legian, Jalan Imam Bonjol, Jalan Teuku Umar dan masih banyak jalan-jalan utama lainnya ikut terkena wabah macet.

Jumlah mobil dan motor terus bertambah di Bali.

Bahkan, saya pernah dengar kalau untuk sepeda motor, tingkat penjualan di Bali termasuk yang tertinggi di Indonesia. Luar biasa kan?

Namun cukup miris untuk didengar karena itu sebenarnya adalah sebuah masalah baru buat Bali, masalah transportasi.

Belum lagi, Bali, kawasan Denpasar khususnya tidak memiliki sarana transportasi umum yang memadai. Transportasi yang bersih dan nyaman, maksudnya. Sebenarnya sudah ada transport umum untuk beberapa jurusan, tetapi kondisnya tidak bagus. Mobil sudah lama-lama dan kondisi kotor. Terus juga kebanyakan orang-orang sudah menggunakan transportasi pribadi termasuk sepeda motor atau mobil.

Kondisi inilah yang membuat rugi para pengelola transportasi ini.

Kebanyakan gulung tikar

Sudah seharusnya pemerintah dari sekarang untuk memikirkan alternatif transportasi yang umum yang bersih dan kondisinya bagus. Selain itu juga harganya murah. Kalau ada, banyak orang yang akan mulai memperhitungkan penggunaan transportasi umum ketimbang pribadi.

Alternative seperti jalan layang, pengadaan transportasi umum dan juga pelarangan penggunaan mobil pribadi hari-hari tertentu adalah beberapa opsi yang bisa dipilih.

myspaceKalau sudah ngomong Myspace pasti hampir semuanya tau ya dan sudah mempunyai account di situs pertemanan ini. Dulu saya sudah punya kok di sini dan kebanyakan teman dari Aussie dan juga Singapura.

Tapi beberapa bulan kemudian, account saya di sini sudah tidak terurus lagi.

Sampai-sampai email dan password yang dipakai LUPA.

Hari ini ada client yang sewa motor, orang Jerman, namanya Mathias Simon dan saya sambil browsing2, iseng search di Google. Barangkali aja punya account Facebook atau Myspace, jadinya kan bisa diadd dan pertemanan bisa berlanjut.

Truzzz, siapa tau saja temannya juga ke Bali hehehe..kan bisa dihandle oleh saya dan teman-teman untuk liburannya.

Setelah dicari, yang namanya Mathis Simon itu banyak bangetss, terpaksa cek dulu foto-fotonya mana yang cocok dan akhirnya ketemu juga accountnya di Myspace.

Nah karena alasan inilah saya bikin account lagi di Myspace, sekalian networking dan siapa tau bisa mengembangkan bisnis internet saya.

Myspace adalah salah satu dari begitu banyak alamat situs yang bisa kita manfaatkan untuk berjualan atau berbisnis. Begitu juga di Facebook.

Tinggal seberapa tekun dan pintar kita memanfaatkan…

Betul ..betul ..betul?

Kemarin malam, sambil menantikan pertandingan MU lawan Wolves di ESPN, aku sempat jalan-jalan dulu, makan di nasi pedes Bu Anik. Ya sekalian biar tau tempat dan rasanya, jadi ngga hanya bayangin pas habis baca buku-buku kuliner. Menu yang kuambil adalah sayur terong, kulit ayam goreng, ikan teri yang garing dan ngga ketinggalan sambal super pedas ciri khas Bu Anik.

Ditambah Fruit Tea, bayarnya cuma 13.000.

Perutpun kenyang, otak juga normal kembali.

Setelah itu baru keliling jalan Legian, sekalian ngecek apa jam 10an malam itu masih ramai. Biasanya sih selalu ramai, tapi berhubung hujan, orang-orang pada kabur :) Ya, sapa sih yang mau jalan-jalan pas lagi hujan gitu, orang gila aja pasti mikir-mikir :)

Untung bawa mobil Estilo, coba kalau lagi bawa motor kan bisa basah-basahan di sana hahaha…

Kembali ke cerita utama…

Jam 1.30 pertandingan di kandang Wolves pun dimulai. Saya kecewa awalnya karena Wayne Rooney tidak dimainkan, denger-denger di Detik Sport sih katanya Rooney ada gejalan Cedera pas lawan Aston Villa di Carling Cup. Tetapi kemudian Rooney memaksakan diri lagi main bersama timnas Inggris di laga uji coba bareng Mesir.

Mungkin karena itu, Rooney sama sekali ngga masuk di line up, termasuk di bangku cadangan.

Pertandingan ini menjadi bukti seberapa besar pengaruh Wayne Rooney.

Benarlah dugaan.

Jadilah mainnya MU kebingungan. Bingungnya siapa yang mesti dikasi bola dan bikin gol. Bola lebih banyak main di lapangan tengah, mentok.  Si Berba mainnya mati kutu, jarang sekali dapat bola dan juga peluangnya sedikit sekali. Sesekali turun ke tengah buat cari bola, tapi tetap ngga ngaruh.

Nani mainnya juga ngga terlalu ngotot.

Yang paling bagus dan stabil aku liat cuma Antonio Valencia, dengan ciri khas bola crossing yang tajam. Sayang ngga ada eksekutor dan header setajam Rooney.

Di tengah kebuntuan akhirnya muncullah nama Paul Scholes sebagai pahlawan dan mencairkan kebekuan selama 70 menit pertama. Gol ini adalah gol ke 100 buat Scholes bersama MU.

Cuma di menit-menit terakhir, deg degan juga, karena Wolves dapat peluang matang, dimana pemain depan Wolves tinggal berhadap-hadapan dengan Kiper Van De Sar. Untung saja penyelesaian tidak bagus, bola ditendang di atas mistar gawang MU.

Ya, sudah kemudian perasaanpun lega, team kesayangan menang, begadangnya ngga percuma.

Tidurpun terasa nyenyak dan besoknya hari Minggu…

alfito.deannovaBeberapa hari lalu iseng-iseng cek data penyewa mobil yang ada di meja team kami, lalu ketemulah foto dan nama yang tidak asing lagi di telinga saya. Yang terpikir pertama kali adalah acara debat yang disiarkan di TVOne. Benar, dialah Mas Alfito Deannova.

Mas Alfito menyewa mobil Avanza hitam yang kami sewakan dan menginap di Sunset Condotel, jl. Dewi Sri Kuta. Ada sama beberapa rombongan keluarga dan istri. Maaf, istrinya yang lagi hamil ya mas? :)

Ya, senangnya punya client yang sudah dikenal banyak orang. Mudah-mudahan mouth to mouth marketingnya berjalan dengan bagus, selain juga promosi berkelanjutan di dunia internet.

Thanks to Mas Alfito dan keluarga..kalau ada teman-teman TVone yang lagi liputan di Bali, bisa contact2 kami ya mas. Siapa tau Mba Tina Talisa, Grace Natalie, Bung Indiarto Priadi, Mba Rahma Sarita dan kawan-kawan lagi liputan di Bali :)

Kami tunggu….

Setelah mengerjakan kira-kira selama 3 jam (akumulasi kemarin sama pagi ini), akhirnya website www.sewamotorbali.com ini selesai juga.

Gimana ngga cepat? Kan design bisa cari yang gratisan, tinggal sedikit editing dan modifikasi, tulis text dan cari image. Lalu upload dan online dah. Mudah kan?

Saya sebenarnya tidak terlalu terpaku pada design yang wah (mode on : malu kalau dibilang ngga bisa design), yang penting selling look (bingung apa bener istilahnya ini) alias bisa menjual atau terlihat seperti website yang lagi jualan.

Titik.

Sesuai namanya, website ini berjualan jasa sewa sepeda motor di Bali. Maklum di depan kantor ada beberapa sepeda motor nganggur dan kreditan lagi hehehe, ya dari pada ngga mampu bayar kreditan, ya disewain saja dulu.

Mempersempit resiko, istilah saya.

Resiko apa? Pertama, resiko diambil sama pihak finance. La wong ngga mampu bayar, pasti akan diambil. Kedua, sebagai support bisnis yang lain. Kalau saya, walaupun bisnis kecil, yang penting halal dan bisa mensupport bisnis lainnya akan dijalani. Kalau jualan A lagi tipis, harapan jualan B bagus, Jualan C jalan di tempat, Jualan D menggunung :)

Harapannya sih begitu…

Sudah dulu ya, nampaknya harus segera hunting gambar-gambar bule lagi bawa motor nih di dekat pantai.

Bye bye..